BISINOSIS ADALAH PDF

BISINOSIS FAKTOR FISIK. Penyakit paru akibat kerja ialah penyakit atau kerusakan paru yang terjadi akibat debu/asap/ gas/ bahan yang berbahaya oleh . BISINOSIS. Bisinosis, disebut juga brown lung disease atau Monday fever, merupakan penyakit paru kerja yang disebabkan oleh paparan debu kapas darti . penyakit Bisinosis adalah penyakit pneumoconiosis yang disebabkan oleh pencemaran debu napas atau serat kapas di udara yang kemudian terhisap ke.

Author: Vile Faunos
Country: Republic of Macedonia
Language: English (Spanish)
Genre: Technology
Published (Last): 6 March 2005
Pages: 166
PDF File Size: 18.7 Mb
ePub File Size: 5.26 Mb
ISBN: 579-6-56407-590-8
Downloads: 95212
Price: Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader: Zura

Maizan Khairun Nissa Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: Hello Sehat Medical Review Team. Merokok sudah menjadi sebuah kebiasaan bagi sebagian masyarakat, terutama di Indonesia. Kebiasaan merokok menimbulkan banyak gangguan medis, sebut saja kanker parukanker mulut, dan penyakit pembuluh darah.

Salah satu penyakit pembuluh darah yang hanya menyerang kaum perokok disebut Buerger disease. Kelainannya berupa peradangan dan penyumbatan oleh trombus pada daerah yang terkena, terutama pembuluh darah kecil dan sedang di kaki dan tangan.

Penyumbatan dan peradangan yang terjadi menyebabkan bagian ujung-ujung anggota gerak kekurangan oksigen, mati, kemudian membusuk. Rokok mengandung kurang lebih zat, dan di antaranya berbahaya bagi kesehatan. R acun utama pada rokok adalah nikotin, karbon monoksida dan tar. Ada berbagai jenis rokok di pasaran yaitu rokok putih, kretek, dan rokok cerutu. Rokok putih mengandung 14 — 15 mg tar dan 5 mg nikotin, sementara rokok kretek mengandung sekitar 20 mg tar dan 4 — 5 mg nikotin.

Hal ini menunjukkan bahwa kandungan tar dan nikotin pada rokok kretek lebih tinggi daripada rokok putih. Kandungan tar dan nikotin pada cerutu paling tinggi karena ukurannya yang lebih besar. Bagaimana 3 zat ini menyebabkan Penyakit Buerger? Simak penjelasan berikut ini. Nikotin dapat merusak saraf, meganggu fungsi otak serta jantung.

  8254 PROGRAMMABLE INTERVAL TIMER PDF

Nikotin juga dapat mengganggu sistem saraf simpatis dengan merangsang pelepasan adrenalin, meningkatkan frekuensi denyut jantung, tekanan darah dan kebutuhan oksigen jantung, serta menyebabkan gangguan irama jantung. Pada pembuluh darah, nikotin berfungsi memanggil sel-sel darah trombosit dan menyebabkan penempelan trombosit ke dinding pembuluh darah.

Tumpukan ini memicu peradangan sehingga semakin banyak sampah yang menumpuk di dinding pembuluh darah yang berakibat penyempitan. Penyempitan pembuluh darah di bagian ujung tubuh jari kaki dan jari tangan akibat nikotin akan meningkatkan risiko terjadinya ateriosklerosis, Penyempitan inilah menyebabkan aliran terhambat sehingga bagian yang kurang darah akan mati dan membusuk. Gas karbon monoksida CO memiliki kecenderungan yang kuat untuk berikatan dengan hemoglobin dalam eritrosit.

Hemoglobin seharusnya berikatan dengan oksigen untuk didistribusikan ke seluruh tubuh. Otomatis pada perokok, CO akan menurunkan penghantaran oksigen ke jaringan seluruh tubuh. Karbon monoksida juga mengganggu pelepasan oksigen, mempercepat aterosklerosis, dan meningkatkan kekentalan darah sehingga mempermudah penggumpalan darah.

Kombinasi inilah yang menyebabkan aliran terhambat menuju bagian ujung-ujung tubuh sehingga bagian tersebut cepat membusuk karena kekurangan oksigen. Tar merupakan komponen padat asap rokok yang bersifat karsinogen. Pada saat rokok dihisap, tar masuk ke dalam rongga mulut dalam bentuk uap padat. Setelah dingin, tar akan menjadi padat dan membentuk endapan berwarna coklat pada permukaan gigi, saluran pernapasan, dan paru. Pengendapan ini bervariasi antara 3 — 40 mg per batang rokok.

Tar juga dipercaya menyebabkan dinding pembuluh darah rusak sehingga dapat menyebabkan tumpukan sampah yang kemudian menyumbat. Ada skor yang dapat dihitung untuk mengetahui seorang perokok dapat mengalami penyakit Buerger di kemudian hari. Nah, setelah lihat penjelasan di atas, kita jadi tahu bahwa merokok bukanlah kebiasaan yang baik. Apalagi bila kita merokok hanya untuk gaya semata. Apa itu Buerger disease? Mengapa Buerger disease hanya menyerang perokok? Nikotin Nikotin dapat merusak saraf, meganggu fungsi otak serta jantung.

  DATASCOPE ANESTAR PDF

Karbon monoksida CO Gas karbon monoksida CO memiliki kecenderungan yang kuat untuk berikatan dengan hemoglobin dalam eritrosit.

Buerger Disease, Penyakit Berbahaya yang Menyerang Perokok • Hello Sehat

Tar Tar merupakan komponen padat asap rokok yang bersifat karsinogen. Apa gejala penyakit Buerger? Gejala pertama berupa klaudikasi atau nyeri pada saat berjalan. Fase awal menunjukkan kulit kemerahan, sedikit nyeri, dan vena teraba sebagai saluran yang mengeras sepanjang beberapa bisinosix sampai sentimeter di bawah kulit. Kelainan ini sering muncul di beberapa tempat pada ekstremitas tersebut dan berlangsung selama beberapa minggu.

Setelah itu tampak bekas yang berbenjol- benjol. Pada penyumbatan yang lebih berat, nyerinya lebih hebat dan berlangsung lebih lama, bahkan nyeri saat istirahat.

Kram otot, biasanya di telapak kaki atau tungkai.

Kebiruan pada jari tangan dan kaki yang kemudian menghitam dan membusuk. Tidak ada denyutan nadi pada bagian yang kurang aliran darah.

Otot menjadi atrofi atau mengecil. Tulang mengalami osteoporosis dan bila timbul pembusukan maka terjadi kerusakan tulang yang bisinosks menjadi osteomielitis radang tulang Apakah Anda berpotensi terkena penyakit Buerger?

Buerger Disease, Penyakit Berbahaya yang Menyerang Perokok

Kemungkinan terkena tinggi, diagnosis dapat dipastikan Nah, setelah lihat penjelasan di atas, kita jadi tahu bahwa merokok bukanlah kebiasaan yang baik. Ingin hidup lebih sehat dan bahagia? Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan.

Tips Sehat Terbaru Setiap Hari.